Showing posts with label Games. Show all posts
Showing posts with label Games. Show all posts

Saturday, September 22, 2012

Nanti, PlayStation 3 Bisa Mengenali Pemiliknya


Jakarta - Saat ini Sony sedang mengembangkan teknologi terbaru untuk PlayStation 3. Bukan untuk meningkatkan kualitas grafis atau sejenisnya, tapi sebuah fitur yang mampu mengenali gamer si pemilik konsol.

Pada bulan Mei 2012 Sony Computer Entertainment mengajukan aplikasi permohonan hak paten mengenai keamanan biometrik. Bukan hal baru memang, sebab sejumlah perangkat seperti ponsel dan Kinect pun sudah memiliki fitur pengenal wajah untuk keperluan itu.

Namun paten yang diajukan ini sedikit berbeda, Sony mendeskripsikannya dengan proses dan peralatan yang mampu mengidentifikasi pemilik barang elektronik. Intinya, apa pun perangkat itu nanti, akan bisa mengenali siapa pemiliknya atau siapa yang sedang menggunakannya.

Lebih hebatnya lagi, di situ juga dituliskan bahwa sistem kemanan ini tidak menggunakan password atau kode apa pun untuk otentifikasi, perangkat itu bisa dengan seketika mengetahui siapa penggunanya.

Sony memang tidak secara detail menyebutkan teknologi tersebut, mereka hanya menyebutkan sensor biometrik yang mungkin berarti sensor sidik jari, sensor tangan, sistem pengenalan wajah, scanner retina, analisa pola suara, dan analisa DNA.

Jadi bisa saja, nantinya PlayStation 3 mampu mengenali siapa saja yang menggunakannya. Eits.. tapi untuk apa?

Sony mungkin akan menerapkan teknologi tersebut untuk memberantas pembajakan, atau bisa juga untuk membatasi konten agar sesuai dengan usia pemain. Tapi bisa juga, teknologi ini dipakai untuk sarana para pengiklan.

Kira-kira seperti ini gambar paten teknologi yang diajukan Sony. Seperti dikutip detikINET dari PlayStation Lifestyle, Sabtu (21/9/2012).





( eno / eno ) 
sumber 

Sunday, December 4, 2011

Call of Duty 4 Modern Warfare 3

Cerita game ini melanjutkan kisah Modern Warfare 1 dan 2 yang menceritakan setelah membunuh jendral Shepherd, kapten Price dan Nikolai mengevakuasi kapten Soap yang terluka parah kembali ke markas persembunyian mereka. Namun beberapa saat kemudian sekelompok anak buah Vladimir Makarov menyerbu markas persembunyian mereka. Untungnya, mereka dibantu oleh Yuri, bawahan Nikolai dalam mengevakuasi mereka keluar dari tempat tersebut. Ditempat yang berbeda, kota NewYork sedang diinvasi oleh pasukan Rusia gara-gara rencana jahat, Makarov. Dalam game ini kita masih mengunakan beberapa karakter yang terlibat untuk menyelesaikan permainan ini, seperti prajurit yang bernama Frost, dibawah komando Sandman ditugaskan ke jalanan kota NewYork untuk menahan laju pasukan musuh. Kemudian mengendalikan Yuri yang ditemani oleh kapten Soap dan Price dalam memburu Makarov.
 
Gameplay
Seperti sekuel dahulunya, gameplay game ini tetap terasa linear, tiap misi dalam game ini akan menuntun kita bergerak dari satu point ke point berikutnya. Walau begitu kita akan selalu mendapati adegan-adegan dengan skenario yang telah dirancang sangat epik dan menegangkan bagai film action Hollywood. Misi-misi dalam sekuel ini sebenarnya juga tidak berbeda jauh dengan sekuel dahulunya dan bahkan terlihat lebih variatif, seperti ada misi yang membawa kita menyelam didasar laut dan membajak kapal selam musuh, kejar-kejaran mengunakan kapal speedboat ditengah pertempuran besar di pantai, penyergapan di kota London dan Paris, hingga pertempuran dua helikopter di sela-sela gedung kota NewYork.
Ada banyak jenis senjata modern yang dapat kita pergunakan serta gadget canggih seperti remote kontrol air support yang dapat digunakan dari balik tempat persembunyian untuk mengontrol arah tembakan senjata di helikopter. Dalam sekuel ini kita juga menemukan kendaraan tempur, namun kita tidak dapat mengendalikan kendaraan tersebut, kita hanya berperan sebagai penembak saja, baik itu saat berada di helikopter ataupun tank.
Saat menghadapi musuh pada game ini tidak banyak memerlukan strategi karena lebih mengarah pada jenis permainan arcade. Cara bermain game ini seperti game FPS umumnya, kita tinggal mengikuti intruksi rekan tim yang dikontrol oleh AI komputer, kemudian menembak musuh yang muncul dan bersembunyi dibalik objek untuk berlindung serta pada saat terkena tembakan akan ditandai dengan layar berkedip-kedip. Kepintaran AI komputer musuh terlihat tidak adanya perkembangan, kepintaran mereka relatif normal. Terkadang mereka bersembunyi dibalik objek dan bergerak keluar dari persembunyian untuk menembaki kita. Terkadang tembakan kita juga hanya melukai mereka dan tidak membuat mereka tewas seketika, tapi mereka masih dapat merangkak untuk menembaki kita kembali. Hal ini akan sering kita temui di sepanjang permainan.
Sehabis menamatkan Single Player Campaign dengan waktu permainan yang pendek, kita juga dapat menikmati salahsatu opsi permainan lagi, yakni Special Ops. Pada opsi ini terdapat 2 mode permainan, yaitu mode Survival dan mode Special Mission yang masing-masing dapat dimainkan secara kooperatif bersama teman. Cara bermain pada mode Survival mirip dengan mode Zombie pada game CoD Black Ops. Namun kali ini kita tidak akan melawan para zombie lagi, melainkan para prajurit dengan total sebanyak 16 peta permainan yang dapat kita jejali dalam mode ini.
Kita tidak hanya melawan satu jenis musuh saja yang datang secara bergelombang, tapi juga ada anjing penyerang, helicopter tempur, prajurit berpakaian armor lengkap yang sulit dibunuh, dan bahkan prajurit bunuh diri dengan bom C4. Dan yang paling mengasikan adanya unsur RPG dalam mode ini, yang mana awalnya kita hanya dipersenjatai pistol saja, namun seiring permainan berjalan dan telah membunuh beberapa musuh, maka kamu akan dapat mengunakan berbagai jenis senjata dan  mendapatkan sejumlah poin XP yang dapat digunakan untuk mengupgrade senjata, membeli gadget baru, memanggil serangan udara. Mode permainan ini benar-benar sangat mengasikan dibandingkan mode Zombie pada Black Ops, serasa mecicipi serunya fitur multiplayer bagi pemain yang tidak mempunyai koneksi internet. Sedangkan pada mode Special Mission mirip dengan mode Specops di sekuel Modern Warfare 2, dimana terdapat total 16 objektif menantang yang bedasar atas misi-misi di Single Player Campaign.
Graphic
Secara tampilan, game ini masih terlihat sama dan tidak banyak perkembangan. Lingkungan permainan masih tampak mewah dengan berbagai objek sehingga terlihat cukup real. Efek ledakan yang terjadi disepanjang permainan juga membuat layar berguncang semakin menghidupkan permainan. Berbagai efek pemanis turut mewarnai tampilan permainan ini seperti asap dan badai pasir terlihat cukup nyata. Namun sayangnya fitur destruction pada lingkungan permainan tidak terasa dan terlihat sangat sedikit, tidak seperti Battlefield 3 yang sudah menyajikan Full Destruction pada lingkungan permainan. Sedangkan pada Sound, suara tembakan dan ledakan terdengar seperti suara tembakan dari senjata nyata ditambah voice akting karakter yang bagus cukup menghidupi situasi saat itu.
Overall
Walau terlihat seperti game FPS umumnya dan tidak ada perkembangan yang cukup signifikan, namun pihak pengembang berhasil mengemas cerita, sinematik, dan gameplay dengan sangat baik sekali. Modern Warfare 3 masih semenarik sekuel sebelumnya dan wajib masuk daftar game bermain Anda.
Call of Duty 4 : Modern Warfare 3
Publisher : Activision
Developer : Infinity Ward
Genre : FPS
Platform : PC, Xbox360, Playstation 3
SCORE
Story. 80
Gameplay. 85
Graphic. 85
Overall. 90

Thursday, April 28, 2011

PlayStation Online Dibobol Peretas

New York/Tokyo (ANTARA News) - Sony Corp menderita karena pembobolan besar-besaran atas jejaring online video game-nya yang membuat tercurinya nama, alamat dan kemungkinan besar data kartu kredit milik 77 juta pemilik akun jejaring itu.

Reuters memberitakan, pembobolan ini diwartakan sebagai salah satu pembobolan terbesar dalam sejarah keamanan internet.

Sony mengaku mendapati pembobolan Jejaring PlayStation-nya pada 19 April yang akhirnya mendesak perusahaan itu untuk segera memblokir jejaring online-nya tersebut.


Sony tidak mengungkapkan pembobolan ini ke publik sampai Rabu WIB ini yang terjadi beberapa jam setelah perusahaan itu meluncurkan komputer tablet pertamanya di Jepang.

Konglomerat elektronik itu adalah perusahaan Jepang terakhir yang dikecam karena tidak segera mengungkapkan kepada publik berita buruk yang menimpanya.

Tokyo Electric Power Co sudah lebih dulu dikritik karena penangangan kelirunya dalam krisis nuklir menyusul gempa dahsyat 11 Maret lalu.

Tahun lalu, Toyota Motor Corp didamprat publik karena kurang berterus terang dalam masalah penarikan besar-besaran produk kendaraannya.

Seorang yang ilegal dan tak berwenang telah mendapatkan nama-nama orang, alamat, alamat email, tanggal kelahiran, 'username', kata sandi, login, soal-soal keamanan (internet) dan banyak lagi, kata Sony dalam blog  PlayStation-nya Rabu WIB.

Juru bicara Sony mengatakan bahwa perlu beberapa hari untuk menggelar investigasi forensik terhadap pembobolan itu sebelum perusahaan mengetahui pasti data konsumen telah dicatut.

Pemblokiran PlayStation Network membuat para pengguna video game Sony "terhibur" karena tak lagi bisa membeli dan mengunduh game, atau malah bermain dengan lawan-lawannya di Internet.

Alan Paller, Direktur Riset pada SANS Institute, mengatakan bahwa pembobolan data itu mungkin merupakan pencurian informasi data identitas terbesar yang pernah dicatat.

Harga saham Sony seketika naik 0,5 pesen di bursa Tokyo pada 2.421 yen per saham, tapi jauh di bawah kenaikan indeks Nikei 225 yang 1,5 persen.

Kemunduran Besar

Pembobolan data ini adalah kemunduran besar untuk produsen elektronik terkemuka Jepang itu. Kendati penjualan perangkat keras dan piranti lunak video game menurun secara global, kinerja PlayStation tetap mantap dan menjadi andalan Sony.

Sony berniat menggunakan game PlayStation untuk memancing konsumen membeli komputer tablet pertamanya, yang menurut perusahaan itu akan dirilis segera tahun ini demi menyaingi iPad buatan Apple Inc dan menyingkirkan Samsung Electronics dari posisi 2 pasar tablet.

Sony mengungkapkan, anak-anak yang akunnya dibuatkan oleh orangtua mereka juga kemungkinan besar ikut dibobol.

Sony mengatakan tidak ada bukti bahwa nomor kartu kredit telah juga dicuri, namun perusahaan ini mengingatkan kemungkinan itu tidak bisa dikesampingkan.

"Di luar berlebihnya peringatan, kami menyarankan Anda bahwa nomor kartu kredit Anda dan tanggal daluwarsanya mungkin telah didapat (si pembobol)," kata Sony.

Para analis mengatakan saat Sony mengungkapkan pembobolan itu, perusahaan itu tidak memberikan informasi mengenai bagaimana data pengguna bisa dicuri.

"Ini adalah pembobolan data yang luar biasa besar," kata analis Wedbush Securities, Michael Pachter, yang menaksir Sony mengeduk 500 juta dolar AS setiap tahun dari Playstation. "Masalah lebih besar yang dihadapi Sony adalah bagaimana peretas menggunakan informasi yang didapatkan mereka secara ilegal?"

Sony menyatakan telah menyewa perusahaan keamanan jaringan terkenal dari luar perusahaan untuk menyelidiki kasus ini.

Perusahaan ini juga mengungkapkan bahwa informasi akun pengguna PlayStation Network dan layanan Qriocity dibobol antara 17 April dan 19 April.

Paller mengatakan Sony kemungkinan besar tidak cukup memperhatikan keamanan ketika mengembangkan piranti lunak yang mengoperasikan jejaringnya.  Demi memburu produk baru inovatif, keamanan jaringan memang kadang dinomorduakan.

"Mereka mesti cepat berinovasi. Itulah model bisnis," kata Paller. "Software baru punya kekurangan dalam soal ini. Oleh karena itu inovasi tersebut mengekspos kode eror di dalamnya."

Dia menduga para peretas telah memasuki jejaring dengan mengambilalih system administrator dari PC, sehingga bisa mengakses informasi sensitif mengenai para pelanggan Sony.

Para peretas kemungkinan mengirimkan pesan email ke administrator yang memuat software jahat yang diunduhkan ke PC pengguna.

Di masa lalu para peretas telah mencuri data pribadi di sejumlah besar perusahaan. Pada 2009, Albert Gonzalez mengaku bersalah karena mencuri puluhan juta nomor kartu kredit dengan membobol sistem komputer perusaahaan-perusahaan seperti 7-Eleven Inc dan Target Co.

Sony mengatakan bahwa para penggunanya bisa menyebarkan peringatan kepada para pemilik akun berkartu kredit melalui perusahaan-perusahan penerbit kartu kredit yang sudah merekomendasikan langkah ini.

Sony berjanji untuk memperbaiki sejumlah layanan jejaringnya dalam jangka waktu seminggu.

Perusahaan ini menolak mengomentari mengenai apakah mereka akan bekerjasama dengan pihak berwajib atau pihak lainnya untuk menyelidiki kasus ini.

Tapi menurut laporan New York Times, Sony telah melaporkan pembobolan data ini kepada Biro Penyelidikan Federal (FBI).

Senator dari Partai Demokrat Richard Blumenthal melayangkan sebuah surat kepada perusahaan Jepang itu untuk meminta penjelasana mengapa perusahaan ini tidak segera memberitahu pengguna PlayStation.

Jejaring online ini diluncurkan pada musim gugur tahun 2006 dan menawarkan game, musik dan film kepada orang-orang yang keranjingan PlayStation.

PlayStation memiliki 77 juta pengguna yang terdaftar sampai 20 Maret lalu, demikian juru bicara Sony.


sumber : antaranews