SEMARANG - Pesawat Lion Air dengan
nomor penerbangan JT 509, Minggu (23/9) malam terpaksa menunda
penerbangan karena roda pesawat mengalami kerusakan. Penerbangan
terakhir dari Bandara Ahmad Yani dengan rute Semarang-Jakarta itu
mengalami masalah teknis, sekitar 20 menit setelah lepas landas.
General
Manager PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Ahmad Yani
Semarang Priyo Jatmiko mengatakan, akibat permasalahan teknis, pesawat
yang telah lepas landas dari Bandara Ahmad Yani pukul 20.10 terpaksa
kembali lagi ke bandara.
Seluruh penumpang terpaksa diturunkan
lagi dan menunggu di bandara, karena pihak maskapai memutuskan untuk
mengganti dengan pesawat yang lain.
"Kira-kira sampai di wilayah
Kendal, ketinggian pesawat tidak bisa ditambah lagi karena pesawat tidak
mau naik. Saat itu pesawat sudah ada di ketinggian 4.000 kaki," katanya
saat dihubungi, malam ini.
Pilot memutuskan untuk kembali ke
Bandara Ahmad Yani setelah mengetahui ada kerusakan teknis. Pesawat
langsung diperbaiki saat itu juga oleh pihak maskapai.
Maskapai
kemudian mengganti pesawat JT 509 dengan pesawat lain yang seharusnya
menginap di Bandara Ahmad Yani, untuk mengangkut penumpang ke Jakarta,
dan berangkat pada pukul 22.00.
"Jika nanti perbaikan pesawat
belum selesai, untuk jadwal penerbangan Lion Air pada Senin pagi akan
diganti dengan pesawat dari rute lain," ujarnya.
Menurut Priyo,
pengecekan standar sebelum pesawat diterbangkan sudah dilakukan, sebab
keselamatan adalah prosedur utama. Meski sudah dicek, namun ternyata
saat terbang, kondisi pesawat tidak sesuai yang diharapkan. "Pilot juga
sudah mengecek pesawat sesuai prosedur, sesaat sebelum terbang,"
katanya.
No comments:
Post a Comment